Riset Pasar: Suatu Komponen Penting dalam Bisnis

Memulai suatu usaha pada era yang modern membutuhkan riset pasar sehingga tidaklah semudah dalam menjalankan usaha seperti pada masa lampau. Terutama sebelum terjadinya revolusi teknologi informasi. Memulai usaha tidak bisa lagi hanya dengan mengandalkan kuantitas jumlah produksi dengan harapan seluruh produk akan terjual setelah proses produksi selesai. Kondisi saat ini tidaklah sama, oleh karenanya diperlukan manajemen pemasaran yang lebih kompleks lagi salah satunya dengan melakukan penelitian terhadap pasar.

Apa itu Riset Pasar

Riset pasar dalam memulai suatu bisnis biasanya diperlukan ketika hendak membuka usaha atau meluncurkan suatu produk komersial. Fungsi riset pasar ini digunakan oleh calon pengusaha maupun pengusaha yang telah berjalan. Gunanya agar bisnis Anda lebih berkembang dengan cara mencari, mengumpulkan, dan menganalisa informasi tentang pasar yang sesuai dengan usaha yang mereka jalankan.

Aktivitas riset pada kegiatan pemasaran saat ini telah banyak dijalankan oleh pebisnis khususnya pada usaha besar yang memang memiliki bidang tersendiri untuk melakukan riset yaitu oleh departemen R&D. Hal ini menandakan bahwa aktivitas penelitian yang satu ini memang menjadi sebuah urgensi.

Terutama di setiap usaha. Lebih jauh lagi riset ini dianggap sebagai cara dalam menciptakan strategi yang efektif dan sebagai dasar pertimbangan dalam pembuatan keputusan pemasaran. Oleh karena itu perlunya bagi praktisi di dunia bisnis maupun ahli manajemen pemasaran untuk mengetahui lebih jauh mengenai riset pasar.

Riset pasar adalah aktivitas riset atau research atau penelitian yang dilakukan di dalam bidang pemasaran. Kegiatan yang dilakukan pada riset ini berupa pengumpulan informasi pasar yang sesuai dengan bisnis yang dijalankan. Antara lain target market, pesaing, lingkungan bisnis dan sebagainya. Kegiatan riset ini dilakukan dengan sistematis yang harus memperhatikan beberapa langkah. Secara garis besar proses – proses yang dilakukan adalah sebagai berikut: Perumusan masalah, Penentuan tujuan, Pengumpulan data, Analisis data dan Interpretasi hasil.

Hasil riset ini nantinya diharapkan dapat menjadi pertimbangan dalam penentuan keputusan bagi pihak manajemen. Dengan melakukan riset ini maka Anda akan mengetahui beberapa hal yang perlu dibenahi dan menjadi masukan bagi perumusan strategi yang efektif. Hal ini tent sesuai dengan kondisi pasar yang ada. Setiap usaha maupun perusahaan dalam praktiknya pasti memiliki cara yang berbeda – beda dalam melakukan riset yang disesuaikan dengan keadaan usaha masing-masing usaha.

Perbedaan Riset Pasar dengan Riset Pemasaran

Banyak orang yang berpendapat salah mengenai pengertian antara penelitian terhadap pasaran yang dianggap sama. Namun ternyata sejatinya kedua hal tersebut memiliki arti yang berbeda meski terdapat keterkaitan antara satu dengan lainnya. Jika riset pasar adalah aktivitas riset yang menitikberatkan pada kondisi pasar yang telah ditetapkan sebelumnya. Sedangkan riset pemasaran mempunyai pengertian yang lebih luas.

Sedangkan pada riset pemasaran ini tidak fokus hanya pada variabel pasar maupun produk saja melainkan meliputi variabel yang lainnya dalam tinjauan pemasaran. Maka dengan kata lain penelitian ini merupakan bagian dari aktivitas riset pemasaran. Ada 4 informasi dasar yang dapat ditemukan saat melakukan riset, diantaranya : karakter pelanggan, tingkat kebutuhan produk, pesaing, kendala dan jenis riset pasar.

Karakter Pelanggan

Yang pertama ialah karakter pelanggan yang merupakan salah satu informasi yang berisi target pasar sekaligus perkiraan jumlah target pasar tersebut di area yang menjadi sasaran usaha. Melalui informasi tersebut maka dapat menjadi pertimbangan dalam pengembangan produk selanjutnya yang disesuaikan dengan profile target Anda.

Tingkat Kebutuhan Produk

Kedua ada tingkat kebutuhan produk yang berisi mengenai iformasi apakah produk yang dijual di masyarakat merupakan produk yang benar-benar diperlukan. Hal yang harus dihindari adalah jangan sampai produk yang Anda jual sama sekali tidak diperlukan oleh masyarakat. Dalam hal ini adalah calon konsumen yang menjadi target Anda.

Pesaing

Ketiga ialah pesaing. Anda juga dapat mengetahui mengenai pesaing maupun potensi pesaing. Hal ini nantinya akan dijadikan masukan bagi penyusunan strategi pemasaran berikutnya. Yang keempat ilaah kendala, berupa kendala yang dialami di lapangan, misalkan kurangnya sarana dan prasarana, peraturan pemerintah yang tidak sesuai, atau sulitnya vendor yang ada. Jika Anda dapat mengetahui kendala berarti Anda juga dapat segera melakukan antisipasi terhadap kendala tersebut

Riset Pasar Primer dan Sekunder

Sumber dari riset primer merupakan target pasar atau target riset secara langsung dengan tujuan untuk mengetahui kondisi/keadaan pasar terkini. Cara riset pasar primer yang dapat Anda lakukan dalam memperoleh data seperti wawancara secara langsung maupun tidak langsung (melalui telepon, email atau skype), survey atau observasi dan kuesioner.

Yang kedua adalah riset sekunder dengan perolehan data berupa laporan atau publikasi dari hal yang berkaitan yang telah diterbitkan secara umum. Riset sekunder ini memiliki tujuan untuk menganalisis data yang telah tersedia yang kemudian akan dijadikan pertimbangan sebuah strategi pemasaran yang jitu.

Metode atau Cara Pengumpulan Data

Terdapat beberapa cara pengumpulan data yang telah disebutkan pada bagian riset primer namun secara global  mengenai cara riset pasar yang dilakuakan untuk mengumpulkan data ada lima cara. Yang pertama interview atau wawancara untuk mengetahui informasi pasar kepada sasaran dari riset pasar baik target market berupa pelanggan atau pengguna maupun calon pelanggan atau pengguna. Wawancara dapat dilakukan secara langsung dengan tatap muka yang biasanya dilakukan pada titik-titik lokasi yang telah ditentukan misalkan toko penjual produk Anda.

 riset pasar

Selain secara langsung, wawancara juga dapat dilakukan melalui telefon yang disesuaikan dengan database pelanggan yang dimiliki oleh perusahaan. Contoh riset ini biasa dilakukan oleh lembaga keuangan (BANK) untuk mengetahui kepuasan pelanggan mereka dalam penggunaan produk keuangan. Wawancara langsung maupun tidak langsung kadangkala memiliki sisi yang mengganggu pelanggan dan terkesan intimidatif karena dilakukan secara terbuka. Oleh karena itu Anda dapat menggunakan alternative cara lain yaitu dengan memberikan kuisioner pada para pelanggan.

Metode Kuisioner dalam Pengambilan Data

Kuisioner juga dapat diberikan secara langsung maupun secara online. Ini akan berisi mengenai pertanyaan kepada pelanggan mengenai informasi yang diperlukan oleh perusahaan. Untuk lebih mengoptimalkan pengumpulan data melalui metode ini biasanya pelanggan yang mengisi kueisioner. Pengisi kuisioner akan diberi imbalan berupa souvenir atau produk secara gratis. Ketiga ialah survey yang pada dasarnya memiliki sedikit kesamaan dengan metode kuisioner yaitu dengan memberikan beberapa pertanyaan kepada pelanggan. Namun pada metode survey dilakukan lebih menyeluruh dengan sampel pelanggan yang lebih banyak. Sehingga dapat lebih mewakili responden (pelanggan) secara keseluruhan.

 riset pasar

Kemudian cara yang keempat ialah  focus group discussion pada riset pasar. Cara kerjanya yaitu membentuk grup diskusi yang terdiri dari sample responden potensial atau pelanggan utama. Pembahasan diskusi sebaiknya lebih bersifat mendorong peserta agar menyampaikan segala hal yang mereka butuhkan. Bagaimana kesan saat memakai produk Anda, dan kritik juga saran. Dan informasi ini juga yang nantinya akan menjadi pertimbangan bagi strategi pemasaran selanjutnya.

Terakhir adalah observasi, dengan cara ini Anda dapat mengumpulkan data dengan melakukan pengamatan secara langsung kondisi yang ada di pasar. Informasi ini mencakup jumlah penjualan suatu produk di berbagai outlet maupun ketertarikan pelanggan atau calon pelanggan terhadap produk pesaing. Langkah terakhir ini cukup efektif, namun Anda juga memerlukan tenaga dan biaya yang besar karena cakupannya yang luas.